Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

manfaat buah naga untuk ibu hamil
Penting bagi ibu hamil untuk memiliki pola makan yang baik agar kesehatan ibu dan janin terjamin. Buah-buahan merupakan makanan andalan yang memiliki nutrisi melimpah dengan rasa yang nikmat salah satunya adalah buah naga.

Tahukah kamu, ternyata manfaat buah naga untuk ibu hamil seperti mencegah bayi cacat lahir. Lantas apa saja manfaat buah naga lainnya? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Asal-usul buah naga

Buah naga adalah jenis kaktus Hylocereus berbentuk unik yang berasal dari Amerika Tengah. Meski berasal dari Amerika, buah naga bisa tumbuh di bagian negara mana saja termasuk di Asia Tenggara yang memiliki tanah subur. Buah naga tidak hanya berwarna merah tetapi juga warna putih dan ungu. Buah ini memiliki bentuk permukaan kulit runcing seperti kaktus dengan cita rasa yang manis. 

Kandungan nutrisi dalam buah naga

Buah naga memiliki banyak manfaat tidak lepas dari melimpahnya nutrisi didalamnya. Berikut adalah kandungan nutrisi dalam buah naga:

1.Vitamin B1
2. Vitamin B2
3. Vitamin C
4. Kalium
5. Natrium
6. Air
7. Karbohidrat
8. Serat
9. Fosfor
10. Protein
11. Zat besi

Apakah ibu hamil boleh mengkonsumsi buah naga?

Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah ibu hamil diperbolehkan mengkonsumsi buah naga? Tentunya buah naga sangat dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebab nutrisi-nutrisi di dalamnya akan membawa sejuta manfaat bagi ibu dan janin.

Buah naga tidak kalah sehat dengan buah-buah lain, unsur nutrisi di dalamnya yang telah disebutkan diatas tentunya dapat menjaga kesehatan bagi ibu hamil. Kamu tidak perlu ragu makan buah lezat tersebut. Selain nikmat, buah naga sangat baik bagi ibu hamil.

Manfaat buah naga untuk ibu hamil

Apa saja manfaat buah naga bagi ibu hamil? Berikut ini adalah beberapa manfaat buah naga bagi ibu hamil.

1. Meningkatkan kadar hemoglobin dan eritrosit
2. Mencegah dari anemia
3. Meningkatkan asupan serat
4. Mencegah cacat lahir pada bayi
5. Mencegah diabetes gestasional
6. Meredakan sembelit
7. Membantu pertumbuhan gigi dan tulang
8. Menjaga imunitas tubuh
9. Mencegah komplikasi
10. Mencegah risiko kanker
11. Menghindarkan dari radikal bebas

Nah, banyak sekali manfaat buah naga bukan? Konsumsilah buah naga secukupnya agar manfaat dari buah naga bisa kamu rasakan secara maksimal.

4 Obat Tradisional Sakit Kencing pada Wanita, Berguna dan Aman untuk Ibu Hamil

Obat tradisional sakit kencing pada wanita tersedia dari bahan yang mudah ditemukan di dapur rumah. Beberapa di antaranya mungkin sudah sangat akrab kamu konsumsi sehari-hari. Namun, siapa yang menyangka jika bahan tersebut bisa berguna di saat-saat yang mengganggu seperti mengalami sakit kencing?

Sakit kencing atau ISK (Infeksi Saluran Kemih) adalah salah satu gangguan  yang umum diderita wanita termasuk ibu hamil. Sakit kencing bisa ditangani dengan konsumsi obat. Namun, ada baiknya kamu mencoba bahan alami ini untuk mencegah bahkan mengobati sakit kencing.

Khususnya, jika kamu seorang ibu hamil yang waspada terhadap obat kimia. Obat tradisional sakit kencing pada wanita akan sangat berguna untuk para ibu hamil.

  1. Air Putih

Semua orang mengenal air putih. Tahukah kamu bahan mineral bening yang sangat akrab di kehidupan sehari-hari ini bisa mencegah dan menjadi obat tradisional sakit kencing pada wanita? Air putih adalah bahan makanan penting yang berguna untuk menjaga kinerja ginjal dan kesehatan kandung kemih.

Pada wanita hamil, banyak perubahan terjadi di tubuh yang meningkatkan risiko terkena ISK. Perubahan susunan urin dan sistem kekebalan, atau saat bayi tumbuh dan memberi tekanan pada kandung kemih. Itu bisa mengurangi aliran urin dan menyebabkan infeksi. 

Air akan membantu saluran kemih membuang limbah dari tubuh dan mengencerkan urin. Itu akan mempercepat perjalanan urin sehingga bakteri tidak memiliki cukup waktu untuk berkembang pada kandung kemih dan menimbulkan infeksi.

Selalu ingat untuk minum setidaknya enam hingga delapan gelas air per hari, baik sebagai upaya pencegahan maupun obat tradisional sakit kencing pada wanita.

  1. Makanan kaya probiotik: Yogurt, Tempe, Susu Fermentasi

Apa obat tradisional sakit kencing pada wanita? Yogurt menjadi salah satu bahan obat tradisional sakit kencing pada wanita karena mengandung probiotik. Apa itu probiotik? Probiotik adalah bakteri baik yang bertugas mendukung kerja sistem pencernaan. 

ISK adalah gangguan yang disebabkan oleh bakteri buruk. Kamu dapat menekan gangguan bakteri buruk ini dengan mengonsumsi bahan makanan yang mengandung bakteri baik atau probiotik. Bakteri baik atau probiotik membantu menjaga saluran kemih dari serangan bakteri berbahaya. 

Selain yogurt, apa obat tradisional sakit kencing pada wanita yang mudah ditemukan di dapur rumah? Jawabannya adalah tempe. Makanan yang menjadi favorit banyak orang ini, bisa kamu tambahkan dalam menu harian untuk mendukung peningkatan bakteri baik dalam tubuh. Jangan lupa untuk tetap mengimbanginya dengan konsumsi air putih. 

  1. Ekstrak Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antijamur sehingga sering direkomendasikan untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh kuman atau bakteri jahat.  Bawang putih mengandung allicin yang bersifat antimikroba dan terbukti efektif membunuh E. coli. Oleh karena itu, salah satu obat tradisional sakit kencing pada wanita  yang direkomendasikan adalah ekstrak bawang putih. 

Ekstrak bawang putih kini banyak tersedia dalam kemasan kapsul. Namun, jika kamu tidak punya cukup waktu untuk membeli, pergi ke dapur dan ambil satu siung bawang putih. Bahan yang satu ini aman untuk langsung dikonsumsi dengan cara dikunyah atau dibuat pasta. 

  1. Kompres hangat

ISK dapat menyebabkan rasa nyeri, tertekan, bahkan terbakar pada area perut bagian bawah (area kandung kemih). Sembari menunggu bahan-bahan alami bereaksi, kamu juga bisa melakukan pengobatan dari luar. Apa obat tradisional sakit kencing pada wanita yang bisa meredakan rasa tidak nyaman pada area kandung kemih? Benar, kompres hangat. 

Kompres hangat juga salah satu  obat tradisional sakit kencing pada wanita  yang cukup ampuh untuk meredakan rasa tidak nyaman pada area kandung kemih. Rasa hangat akan memberi waktu otot di area kandung kemih untuk lebih rileks dan merangsang kencing. 

5 Manfaat Bantal Hamil yang Jarang Diketahui

Belakangan ini, bantal hamil menjadi suatu kebutuhan khusus bagi ibu hamil. Hal ini dikarenakan bantal khusus ibu hamil ini memiliki beberapa manfaat yang mungkin sebagian orang tidak tahu. Apa saja manfaatnya? Simak artikel ini hingga akhir, ya!

1. Mencegah Ibu Hamil Tidur Telentang

Tahukah kamu kalau tidur telentang saat hamil tidak dianjurkan? Ya, hal ini disebabkan karena ketika masa kehamilanmu berlanjut, posisi tidur telentang ini bisa membatasi aliran darah ke bayi, lho.

Berat rahim kamu menekan vena cava. Vena cava ini merupakan pembuluh darah yang penting dan berfungsi untuk mengangkut darah ke bayi. Sehingga, tidur telentang akan menghambat sirkulasi darah sekaligus membuat kamu merasa mual, pusing, bahkan sulit bernapas.

Karena itu, bantal hamil berfungsi sebagai pembatas kamu saat tidur. Bantal khusus yang berbentuk U sangat cocok untuk wanita hamil yang cenderung berguling telentang saat tidur.

2. Mudah Mengubah Posisi Tidur

Ketika haml, kamu mungkin merasa bingung untuk mengubah posisi tidur dan takut melakukan suatu kesalahan yang fatal untukmu dan bayimu. Kamu harus menggerakkan seluruh tubuh secara strategis dan perlahan. Bahkan ada beberapa wanita hamil yang harus duduk terlebih dahulu, lalu mengganti posisi tidurnya.

Bantal kehamilan akan sangat membantumu untuk mengatasi permasalahan ini, karena membuat penyesuaian posisi tidur menjadi lebih mudah. Yang harus kamu lakukan yaitu meletakkan bantal di antara kedua kaki untuk mengurangi rasa tidak nyaman, sehingga kamu akan lebih mudah untuk berbalik.

3. Memberi Dukungan untuk Tubuh

Saat hamil, berat badanmu biasanya akan bertambah. Dikarenakan hal inilah tubuhmu akan terasa lebih berat dan kamu hampir tidak bisa melacak perubahannya. Tidur mungkin akan menjadi suatu perjuangan, karena kamu belum tahu bagaiaman memposisikan diri di tempat tidur.

Bantal hamil ini hadir untuk membuat leher, punggung, pinggul, dan perut Anda sejajar. Bantal khusus ini akan mendukung perutmu dan mengurangi tekanan berlebih di sekitar area panggul. Selain itu, ada berbagai jenis bantal kehamilan yang dapat menopang semua bagian tubuhmu, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih untuk kehamilanmu.

4. Tidur yang Lebih Berkualitas

Tidur merupakan hal yang sangat penting selama masa kehamilan. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa tidak cukup tidur selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti diabetes gestasional.

Adanya bantal hamil selama masa kehamilanmu akan memastikan tidurmu yang lebih lama dan berkualitas, sehingga dapat menjaga keamanan kehamilanmu. Saat kamu cukup istirahat, kamu akan menjadi lebih segar, rileks, dan sehat.

5. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Sirkulasi darah yang terjaga sangat penting bagi tubuh manusia agar tetap dapat beraktivitas sebagaimana mestinya. Tubuh wanita hamil, bahkan, bekerja lembur untuk mengangkut darah ke bayi. Fakta lainnya lagi, wanita hamil perlu menghindari posisi tidur tertentu, seperti tidur telentang yang dapat membatasi sirkulasi darah ke bayi.

Oleh sebab itu, bantal kehamilan memastikan kamu tidur dengan posisi miring, yang merupakan posisi terbaik untuk sirkulasi darah. Tidur dengan posisi menyamping mungkin terasa tidak nyaman, tapi bantal hamil akan menopang berat perutmu dan mengurangi kram. Bantal hamil memang menjadi salah satu barang opsional bagi wanita yang sedang hamil. Akan tetapi, kamu dapat mempertimbangkan untuk memiliki barang yang banyak manfaat ini untuk menjaga keamanan dan kenyamananmu dan bayimu selama masa kehamilan. Kamu dapat mencari merek terbaik dengan kualitas paling baik untuk bantal kehamilanmu.

Ngidam Buah Sawo? Intip Manfaat Buah Sawo untuk Ibu Hamil

Ibu hamil pasti sering mengalami kondisi menginginkan makanan atau minuman tertentu. Tidak jarang buah-buahan menjadi pilihan ngidam bagi Ibu hamil, salah satunya adalah buah sawo yang memiliki rasa begitu manis.

Selain rasanya yang enak, buah sawo juga sangat aman dan sehat untuk Ibu hamil. Lantas, apa saja manfaat buah sawo untuk Ibu hamil? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal buah sawo

Buah sawo memiliki bentuk bulat seperti telur berwarna coklat muda. Ukuran buah sawo sangat bervariasi, mulai dari 2 cm hingga 7 cm. Tekstur daging buah sawo juga sangat lembut dan empuk. 

Buah sawo dengan nama lain manilka zapota memiliki tinggi kalori sekitar 14. Didalamnya mengandung banyak zat yang membawa manfaat pada tubuh seperti protein, serat, kalsium, folat, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Kandungan dalam buah sawo

Tahukah kamu jika buah sawo masih memiliki banyak kandungan nutrisi lainnya? Kandungan dalam buah sawo tidak hanya yang disebutkan di atas, loh. Yuk, simak kandungan nutrisi lainnya dalam buah sawo sebagai berikut:

  • Fiber
  • Potasium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Selenium
  • Seng
  • Zat Besi
  • Niasin
  • Elektrolit
  • Natrium
  • Tembaga
  • Flavonoid
  • Beta Karoten
  • Sodium
  • Lemak
  • Energi

Bolehkah ibu hamil makan buah sawo?

Tenang saja, buah sawo sangat aman bagi ibu hamil serta bayi dalam kandungan. Ragam kandungan di dalam buah sawo tentunya sangat mendukung pertumbuhan janin serta kesehatan ibu. 

Meskipun begitu, Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi buah sawo berlebihan karena manfaat-manfaat tersebut gagal diperoleh malah penyakit bisa jadi menghampiri ibu hamil. Makan buah sawo berlebihan akan memberikan dampak negatif sebagai berikut:

  • Memicu penyakit diabetes
  • Gula darah meningkat
  • Peningkatan berat badan secara drastis
  • Iritasi pada tenggorokan
  • Gangguan pencernaan 
  • Masalah pernapasan
  • Tukak lambung

Oleh karena itu, jangan mengkonsumsi buah sawo berlebihan. Makanlah secukupnya dan sewajarnya saja agar manfaat nutrisi dalam buah sawo bisa ibu hamil peroleh.

Manfaat buah sawo untuk ibu hamil

Meskipun buah sawo bisa membawa dampak buruk bagi ibu hamil jika dikonsumsi berlebihan, buah sawo memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Apa saja manfaat buah sawo untuk ibu hamil? Berikut deretan manfaat buah sawo:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh ibu
  • Mencegah darah rendah
  • Mencegah dari virus dan bakteri
  • Mengatasi sembelit
  • Menyembuhkan diare
  • Membantu penyerapan zat besi
  • Meringankan gejala morning sickness
  • Membantu perbaikan pernapasan
  • Mengelola gula darah
  • Memperkuat kepadatan tulang
  • Mengurangi pembengkakan tubuh saat hamil
  • Membuang racun
  • Mengontrol tekanan darah

Tips konsumsi buah sawo pada ibu hamil

Jika kamu ragu makan buah sawo karena memiliki efek samping saat mengkonsumsi berlebihan, kamu dapat melakukan tips berikut ini untuk menghindari efek samping dan masih merasakan nikmat buah sawo.

  1. Buah sawo masih segar

Pastikan buah sawo yang akan kamu konsumsi masih segar atau tidak busuk. Tingkat kematangan sawo juga sangat berpengaruh pada nilai gizi. Buah sawo hanya bertahan selama 3-4 hari. Jika kamu membeli buah sawo mentah, pastikan kulit buah tersebut terasa halus dan lembut.

  1. Perhatikan kulit buah sawo

Kulit buah sawo yang halus dan lembut sudah dipastikan masih segar dan layak makan. Sedangkan kulit buah yang keriput menandakan bahwa buah tersebut tidak layak dimakan.

  1. Simpan di dalam kulkas

Agar lebih tahan lama, simpan buah sawo dalam kulkas untuk tetap menjaga kesegaran buah. Jangan letakkan di bawah sinar matahari karena bisa mempercepat kebusukan pada buah.

Demikian manfaat buah sawo untuk ibu hamil. Pastikan ibu hamil mengonsumsi buah sawo tidak berlebihan. Buah pasti membawa banyak manfaat jika dikonsumsi sewajarnya. 

Jangan Salah Pilih, Kenali Obat Cacing yang Aman untuk Ibu Hamil

Jangan Salah Pilih, Kenali Obat Cacing yang Aman untuk Ibu Hamil

Pernahkah kamu mendengar penyakit cacingan? Cacingan adalah infeksi cacing yang sangat umum menyerang manusia. Infeksi cacing jga dapat menyerang siapa saja, dari mulai anak-anak, orang dewasa, lansia, bahkan ibu hamil sekalipun.

Infeksi cacing yang menyerang ibu hamil akan sangat berbahaya jika dibiarkan. Sebab, parasit cacing dalam tubuh ibu hamil akan membuat ibu hamil kehilangan nutrisi penting seperti zat besi dan berakibat anemia. Infeksi cacing pada ibu hamil juga dapat memicu risiko kematian pada bayi atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Lalu, bagaimana cara mengobati infeksi cacingan pada ibu hamil? Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini.

Obat cacing untuk ibu hamil
Obat cacing untuk ibu hamil adalah obat antiparasit cacing yang diberikan secara berkala untuk menghilangkan serta memulihkan kondisi ibu hamil yang terinfeksi cacing. Infeksi cacing pada ibu hamil biasanya terjadi di dalam usus dan harus segera ditangani sebelum cacing berkembang biak dalam tubuh.

Infeksi cacing pada ibu hamil akan membuat sang ibu mengalami penurunan nafsu makan sehingga berat badannya terganggu. Obat cacing dapat membantu meringankan infeksi dan memutus perkembangan cacing dalam tubuh.

Kenali fungsi obat cacing untuk ibu hamil
Obat cacing untuk ibu hamil berfungsi sebagai antiparasit yang berperan aktif mengeluarkan cacing dari usus dan organ pencernaan lainnya. Antiparasit cacing ini akan melumpuhkan cacing dalam waktu 1-3 jam setelah dikonsumsi.

Cacing yang sudah dilumpuhkan akan dikeluarkan oleh tubuh melalui feses. Obat cacing yang ada di pasaran saat ini setidaknya dapat mengobati infeksi cacing yang menyerang manusia, seperti cacing pita, cacing pita kerdil, dan cacing echinococcus.

Macam-macam obat cacing dan obat cacing yang aman untuk ibu hamil
Obat cacing memiliki beberapa macam yang dapat dibedakan dari kandungan obat cacing tersebut. Apabila obat cacing harus diberikan pada ibu hamil, ada baiknya untuk mengetahui kandungan dan fungsi dari masing obat cacing berikut ini:

  1. Obat cacing dengan kandungan albendazole
    Obat cacing dengan kandungan albendazole dapat mengatasi infeksi cacing pita dan mencegah adanya komplikasi seperti kista jaringan otak yang disebabkan oleh cacing pita babi. Obat cacing albendazole dapat dikonsumsi oleh ibu hamil pada trimester pertama kehamilan.
  2. Obat cacing dengan kandungan mebendazole
    Obat cacing dengan kandungan mebendazole adalah obat cacing yang dapat bekerja aktif melumpuhkan cacing kremi, cacing cambuk, cacing gelang, dan cacing tambang yang menginfeksi tubuh.
    Namun, obat cacing ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan ibu menyusui.
  3. Obat cacing dengan kandungan praziquantel
    Obat cacing dengan kandungan praziquantel dapat menyembuhkan infeksi cacing echinococcus dan cacing pita babi. Namun, untuk memaksimalkan kerja dari praziquantel memerlukan bantuan vitamin B dalam tubuh.
  4. Obat cacing dengan kandungan niclosamide
    Obat cacing dengan kandungan niclosamide dapat mengobati infeksi cacing pita kerdil dan cacing pita sapi. Untuk memaksimalkan kinerja obat cacing niclosamide dapat dikonsumsi selama 7 hari.
  5. Obat cacing dengan kandungan pyrantel pamoat
    Obat cacing dengan kandungan pyrantel pamoat adalah obat cacing yang dapat mengobati infeksi cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang. Namun, obat cacing ini dapat dikonsumsi pada ibu hamil hanya dengan persetujuan dokter.

Apa saja indikasi obat cacing?
Obat cacing dapat digunakan pada kondisi tertentu dengan infeksi cacing yang masuk ke dalam tubuh. Perlu diketahui tanda-tanda infeksi cacing dalam usus antara lain:

  1. Timbulnya masalah pencernaan seperti sakit perut dan kembung
  2. Timbulnya rasa mual hingga muntah
  3. Mengalami gangguan pencernaan seperti diare
  4. Mengalami rasa lapar terus menerus
  5. Mengalami penurunan berat badan

Apa saja obat cacing yang aman untuk ibu hamil?
Ibu hamil yang terinfeksi cacing sangat penting untuk mendapatkan penanganan terbaik untuk mengobati infeksi cacing dalam tubuh. Obat cacing dengan kandungan albendazole dan mebendazole dapat dikatakan aman untuk dikonsumsi selama kehamilan pada trimester pertama. Namun, konsultasi dengan dokter dan saran penggunaan dari dokter sangat amat dibutuhkan sebelum dikonsumsi oleh ibu hamil.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, dokter akan memberikan saran penyajian yang baik untuk ibu hamil ketika mengonsumsi obat cacing. Sehingga tidak akan mengganggu kehamilan.

Jaga kesehatan ibu hamil agar terhindar dari infeksi cacing
Ibu hamil wajib menjaga kesehatan tubuh agar terhindari dari infeksi cacing selama masa kehamilan. Beberapa hal ini dapat membantu mencegah infeksi cacing selama kehamilan:

  1. Hindari kontak dengan hewan ternak yang rawang cacing pita
  2. Bersihkan area dapur dan kamar mandi secara rutin dengan antiseptik
  3. Cucilah tangan secara rutin
  4. Hindari konsumsi daging mentah dan masaklah daging secara matang
  5. Konsumsi makanan buah dan sayur secara bersih dan matang
  6. Rawatlah kebersihan kuku agar tetap aman

Selain dari beberapa itu, ibu hamil juga wajib menjalankan pola hidup sehat, tidak bertukar barang pribadi dengan orang lain, serta rutin mengonsultasikan kesehatan kandungan kepada dokter.