7 Gaya Ciuman Romantis yang Memabukkan Pasanganmu

7 Gaya Ciuman Romantis yang Memabukkan Pasanganmu

Mempertahankan hubungan tetap manis akan membuat jalinan kamu dan pasanganmu semakin awet. Salah satu caranya adalah dengan memberikan sentuhan fisik seperti berciuman. 

Tahukah kamu, jika gaya ciuman bisa meningkatkan kasih sayang dan membuat hubungan semakin intim? Intip yuk gaya-gaya berciuman yang memabukkan berikut ini.

Gaya Ciuman

Berciuman atau bersentuhan bibir merupakan gestur untuk mengekspresikan kasih sayang dan cinta pada pasangan. Sentuhan tersebut bisa membawa hubungan lebih intim dan bergairah, Percaya atau tidak, gaya berciuman memiliki pengaruh pada keawetan hubungan.

Jenis-jenis gaya ciuman dan maknanya

Sebagian orang mungkin menganggap ciuman sebagai aksi kecil yang biasa saja. Padahal gerakan ciuman memiliki jenis dan arti yang berbeda-beda, loh. Apa saja jenis-jenis gaya ciuman dan maknanya? Simak penjelasan di bawah ini.

1. Cium bibir

Cium bibir merupakan ciuman yang cukup biasa. Namun, ciuman jenis ini bisa mengantarkan pada gerakan ciuman yang semakin panas. Kecup kecil bagian bibir atas pasanganmu dan begitu sebaliknya, lakukan secara bergantian. 

2. French kiss

Ciuman ini mengandalkan lidah, gerakan, bahkan ludah agar ciuman terasa panas. Jangan takut mencoba melakukan jenis ciuman ini.

3. Cium kening

Ciuman tidak melulu bibir dengan bibir. Mencium kening juga bisa membuat hubungan semakin romantis, loh. Cium kening menandakan bahwa kamu peduli padanya dan menyayanginya.

4. Cium leher

Ingin berhubungan seksual? Lakukan ciuman pada leher pasanganmu setelah mencium bibirnya. Ini akan membuat atmosfer menjadi lebih seksi dan panas saat akan melakukan hubungan seksual.

5. Peck kiss

Jika kamu masih merasa asing dengan nama jenis ciuman ini, kamu perlu tahu bahwa ciuman ini sangat umum dilakukan oleh pasangan sebelum melakukan hubungan seksual. Ciuman ini berupa memberi kecupan-kecupan pada bagian wajah atau bagian tubuh lainnya untuk membangkitkan gairah.

6. Lizard kiss

Lizard kiss adalah jenis ciuman yang lebih panas dari french kiss. Kamu bisa memasukkan lidah ke dalam mulut pasangan dan keluar dari mulut secara bergantian.

7. Spiderman kiss

Ya, kamu tidak salah membaca. Ciuman ini menjadi trend di kalangan pasangan karena film Spiderman yang menunjukkan aksi Spiderman dan Mary Jane berciuman. Kamu bisa melakukan ini saat tiduran di atas kasur atau bergantungan saat melakukan fitness.

Manfaat ciuman untuk kesehatan

Dengan variasi gaya ciuman tersebut akan membawa banyak manfaat bagi kamu dan pasanganmu. Berikut adalah manfaat ciuman untuk kesehatan:

  1. Menghilangkan kecemasan
  2. Menghilangkan stress
  3. Meningkatkan hormon bahagia
  4. Meningkatkan imunitas
  5. Meningkatkan otot wajah
  6. Meringankan sakit kepala
  7. Meningkatkan gairah
  8. Menjaga ketertarikan pada pasangan

Cara berciuman dengan sehat

Selain mengetahui variasi gaya-gaya berciuman, kamu perlu memperhatikan cara berciuman yang tepat agar kesehatan tetap terjaga dengan baik. Berikut adalah tips berciuman dengan sehat:

  1. Bersihkan mulut dengan menyikat gigi baik sebelum maupun setelah berciuman
  2. Tidak melakukan ciuman dengan tergesa-gesa
  3. Melakukan variasi ciuman
  4. Tidak berciuman selama sedang sakit
10 Rekomendasi Sarapan untuk Diet Agar Sukses

10 Rekomendasi Sarapan untuk Diet Agar Sukses

Banyak yang salah kaprah jika dengan melewati sarapan program diet untuk menurunkan berat badan lebih manjur. Padahal hal tersebut tidak dianjurkan dilakukan karena sarapan merupakan bagian penting untuk memenuhi nutrisi tubuh. 

Kamu sangat disarankan tetap sarapan sehat saat diet dengan beberapa kondisi agar target berat badan turun tercapai. Simak di bawah ini untuk mengetahui beberapa rekomendasi sarapan untuk diet.

Sarapan Sehat untuk Diet

Menjaga pola makan yang baik merupakan kunci berhasil diet tercapai. Dengan selalu sarapan di pagi hari, itu berarti kamu sedang menerapkan pola makan yang baik. Namun tidak sedikit orang-orang salah paham bahwa melewati jam sarapan bisa mencapai target berat badan lebih cepat. Padahal melewati sarapan bisa menggagalkan rencana dietmu, loh.

Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa kamu harus tetap sarapan saat diet:

  1. Meningkatkan fungsi otak dan tubuh
  2. Meningkatkan metabolisme tubuh
  3. Mengontrol kadar gula tetap stabil
  4. Mengurangi makan sepanjang hari
  5. Menyuplai energi dalam sehari

Dengan alasan-alasan tersebut, penting bagi kamu agar tidak melewati sarapan agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Selain itu, jenis makanan yang kamu konsumsi saat sarapan juga berpengaruh.

Kamu harus tahu beberapa makanan yang baik untuk sarapan selama diet. Sebab sarapan dengan makanan yang tepat akan membantumu mencapai target berat badan yang kamu inginkan.

Menu sarapan saat diet

Kamu tidak bisa sembarangan memilih makanan tanpa dipertimbangkan gizi dan nutrisi di dalamnya. Berikut adalah beberapa menu sarapan saat diet yang harus kamu coba:

  1. Telur. Kandungan protein yang tinggi di dalamnya, bisa membantu perut kenyang lebih lama dan terhindar dari makan yang berlebihan.
  2. Yogurt. Makanan ini bisa menjadi alternatif lain pengganti cemilan. Protein yang tinggi pada yogurt juga bisa menurunkan berat badan.
  3. Smoothie. Campuran sayur-sayuran dan buah-buahan dalam smoothie bisa mempercepat target turun berat badan tercapai, loh.
  4. Buah berry. Meski ukurannya terbilang kecil, siapa sangka jika buah berry bisa menurunkan berat badan. Buah ini memiliki kalori yang rendah dengan nutrisi melimpah.
  5. Kopi. Minuman ini juga bisa menurunkan berat badan karena dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.
  6. Kiwi. Buah ini menawarkan berbagai vitamin, kalium, serta serat yang sangat baik untuk memperlancar pencernaan tubuh.
  7. Oatmeal. Makanan ini bisa sebagai pengganti nasi karena memiliki kalori yang lebih rendah dan protein yang tinggi.
  8. Kacang-kacangan. Memulai harimu dengan makan kacang juga sangat baik. Kacang-kacangan bisa mencegah nafsu lapar yang tinggi,
  9. Alpukat. Buah alpukat merupakan sumber serat yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat jika rutin mengkonsumsi.
  10. Chia seed. Biji chia yang memiliki protein tinggi dan sumber serat yang baik sangat bagus kamu konsumsi selama diet,

5 Tips sarapan untuk diet

Agar diet kamu lancar dan target berat badan tercapai, lakukan beberapa tips berikut ini:

  1. Pilih makanan dengan sumber protein dan serat yang tinggi
  2. Kukus atau rebus makanan agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga
  3. Minum kopi untuk memaksimalkan kerja metabolisme
  4. Jangan melewati jam sarapan 
  5. Pilih sumber karbohidrat yang tepat untuk sarapan

Demikian ulasan mengenai sarapan sehat untuk diet yang bisa membantu kamu menurunkan berat badan.

Lupa Bawa Pembalut Saat Haid? Jangan Panik! Ikuti Langkah Ini!

Lupa Bawa Pembalut Saat Haid? Jangan Panik! Ikuti Langkah Ini!

Tidak semua wanita memiliki tanggal menstruasi yang selalu sama tiap bulannya. Bagi wanita yang tidak dapat memprediksi kapan haid akan datang, tentu tidak jarang mereka tidak membawa pembalut. 

Namun, bagaimana jika menstruasi tiba-tiba datang saat sedang di luar dan tidak membawa pembalut? Tenang saja, di bawah ini kamu akan menemukan cara mengatasi haid jika tidak ada pembalut.

Apa yang bisa dilakukan saat haid tidak membawa pembalut?

Saat kamu berada di kampus atau di kantor, tentu tidak mudah menemukan pembalut di tempat tersebut. Pembalut hanya tersedia di toko-toko. Namun, kamu bisa mencari akal untuk mengganti pembalut sementara sebelum pergi ke supermarket untuk membeli pembalut. Kamu bisa membuat sendiri atau menggunakan benda-benda di sekitarmu yang sekiranya mampu menampung darah haid.

Cara mengatasi haid jika tidak ada pembalut

Tahukah kamu jika penampung darah haid tidak hanya pembalut atau menstrual cup saja? Kamu bisa menggunakan barang lain untuk menampung darah haid meski hanya sementara. Berikut adalah beberapa benda yang bisa kamu gunakan sebagai pengganti pembalut sementara.

Tisu toilet

Tisu yang bisa menyerap air juga mampu membantu kamu saat genting yaitu pengganti pembalut sementara. Kamu juga bisa menggunakan tisu wajah jika tidak menemukan tisu toilet. Oleh karena itu, pastikan kamu membawa tisu jika berpergian. 

Cara membuat pembalut dengan tisu adalah kumpulkan beberapa lembar tisu hingga tebal dan pas kamu gunakan. Dengan bantalan tisu tersebut bisa dipastikan akan membantu menghindarkan kamu dari kebocoran saat haid.

Kaos kaki

Bahan alternatif untuk menyerap darah haid jika tidak ada pembalut adalah menggunakan kaos kaki. Bahan kaos kaki dari kain tentunya bisa menyerap darah haid saat kamu sedang tidak membawa pembalut. Gunakanlah kaos kaki yang bersih atau belum digunakan sebagai pembalut sementara.

Kain lap

Kamu juga bisa menggunakan kain lap atau waslap bersih untuk menampung darah haid selain pembalut. Bahan yang bisa menyerap darah haid ini juga bisa membantu kamu dari kepanikan saat kamu tidak membawa pembalut.

Minta bantuan orang lain

Hal yang paling mudah adalah kamu bisa meminta bantuan orang lain. Tanyakan pada orang lain apakah mereka membawa pembalut yang bisa kamu gunakan. Jika tidak, minta tolong pada mereka untuk membelikan kamu pembalut di supermarket atau toko terdekat. 

Tutupi dengan jaket

Tentu tidak nyaman jika kamu bepergian dengan bekas darah yang tercetak jelas di rok atau celana yang kamu gunakan. Tutupi bagian belakang kamu dengan jaket sebelum memutuskan untuk membeli pembalut di toko terdekat.

Cara menjaga kebersihan organ intim jika tidak ada pembalut 

Menjaga kebersihan organ intim jika tidak ada pembalut tetap prioritas utama. Sebelum menggunakan alternatif lain selain pembalut pastikan pengganti-pengganti tersebut terjaga kebersihannya dan belum digunakan. Berikut adalah cara menjaga kebersihan organ intim jika tidak ada pembalut.

  • Mencuci tangan
  • Membersihkan area vagina
  • Menghindari pengganti pembalut yang memiliki kandungan wewangian
  • Segera ganti dengan pembalut 

Keluar Cairan Vagina pada Wanita, Normalkah?

Sebagai perempuan, pernahkah kamu mengalami keluarnya cairan vagina? Dan apakah hal ini menimbulkan pertanyaan serta mungkin kekhawatiran apakah ini merupakan kondisi yang normal atau tidak?

Yuk, terus simak artikel ini untuk tahu penjabaran lebih lengkap mengenai cairan vagina pada perempuan.

Pengertian Cairan Vagina

Keluarnya cairan vagina, atau yang juga dikenal dengan istilah keputihan, sebenarnya merupakan suatu hal yang wajar dan normal terjadi pada wanita. Tubuh wanita memproduksi dan mengeluarkan cairan vagina ini sebagai bentuk upaya “membersihkan area vagina secara alami” dari bakteri dan sel-sel kulit mati.

Cairan vagina atau keputihan yang normal biasanya memiliki ciri berwarna bening atau putih pucat, tidak berbau, kental dan lengket, serta dalam jumlah yang wajar atau tidak berlebihan.

Penyebab Keluarnya Cairan Vagina

Selain sebagai bentuk upaya “membersihkan diri” secara alami, keluarnya cairan vagina juga dapat dipicu oleh beberapa kondisi. Kondisi-kondisi yang biasanya menjadi penyebab keputihan di antaranya adalah:

  1. Masa subur

Masa subur atau yang termasuk dalam siklus menstruasi bulanan wanita dapat menjadi penyebab produksi cairan vagina meningkat. Pada saat memasuki masa subur tubuh memproduksi hormon yang dapat memicu produksi cairan vagina dan menjadikan vagina terasa lebih lembab atau basah.

  1. Terangsang

Produksi cairan vagina juga bisa meningkat secara drastis saat seorang wanita terangsang secara seksual. Kondisi ini membuat vagina terasa jauh lebih lembab dan basah saat terangsang. Keluarnya cairan vagina yang cukup banyak pada saat seorang wanita terangsang ini berfungsi sebagai cairan lubrikasi untuk memudahkan penetrasi penis saat berhubungan seksual.

  1. Infeksi atau penyakit tertentu

Keluarnya cairan vagina umumnya memang merupakan suatu hal yang normal terjadi pada wanita. Namun demikian, pada kondisi tertentu keluarnya cairan vagina juga dapat menjadi indikasi terjadinya infeksi atau penyakit tertentu pada vagina atau organ reproduksi wanita.

Ciri Cairan Vagina yang Tidak Normal

Seperti yang telah dijelaskan di atas, keluarnya cairan vagina umumnya adalah hal yang normal namun di beberapa kondisi tertentu keluarnya cairan vagina juga dapat menjadi indikasi adanya infeksi atau penyakit tertentu.

Beberapa ciri yang harus diwaspadai sebagai kondisi keluarnya cairan vagina yang tidak normal, antara lain:

  • Timbulnya rasa gatal atau panas pada vagina
  • Warna cairan vagina tidak bening atau putih
  • Cairan vagina berbau tidak sedap
  • Cairan vagina keluar secara berlebihan dan kadang disertai keluarnya darah
  • Disertai dengan rasa nyeri atau sakit, serta luka di sekitar vagina

Jika Anda mengalami keluarnya cairan vagina dengan disertai ciri-ciri tidak normal tersebut, artinya Anda perlu berkonsultasi pada dokter.

Kondisi keluarnya cairan vagina atau keputihan yang tidak normal juga bisa dilihat dari warnanya. Berikut adaah idikasinya:

1. Keruh

Jika cairan vagina yang keluar berwarna keruh serta disertai bau amis ini dapat menjadi tanda adanya infeksi bakterial vaginosis. Pada kondisi ini cairan vagina akan keluar lebih banyak setelah berhubungan seks atau sebelum dan setelah masa menstruasi.

  1. Kekuningan keruh

Jika keputihan berwarna kuning keruh dan disertai dengan rasa nyeri pada vagina, kesulitan buang air kecil, dan bahkan hingga pendarahan, kemungkinan ini adalah tanda dari penyakit gonore. Selain gonore, penyakit yang mungkin muncul adalah klamidia. Untuk lebih jelasnya lakukanlah konsultasi pada dokter jika Anda mengalami kondisi semacam ini.

  1. Kuning kehijauan

Cairan vagina yang berwarna kuning kehijauan serta disertai dengan rasa gatal serta bau yang tidak sedap dapat menjadi gejala penyakit trikomoniasis.

Selain itu, penyakit herpes kelamin juga memiliki gejala yang sama yakni keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan, berbau tidak sedap, gatal, serta terdapat luka di sekitar vagina.

  1. Kecoklatan dan kemerahan

Jika keputihan berwarna coklat keruh atau kemerahan bisa jadi ini adalah terkelupasnya dinding rahim. Kondisi ini disebut lochia dan bisa terjadi pada wanita setelah melahirkan. Namun jika kondisi ini terjadi saat Anda tidak sedang dalam masa pasca melahirkan, maka segeralah konsultasi ke dokter karena bisa saja ini adalah gejala suatu penyakit serius.

Nah, demikianlah penjabaran mengenai cairan vagina pada wanita. Umumnya keluarnya cairan vagina atau keputihan pada wanita merupakan hal yang normal. Namun demikian, jika keluarnya cairan vagina atau keputihan disertai dengan ciri atau gejala tertentu yang tidak normal maka Anda harus segera berkonsultasi ke dokter untuk memperoleh diagnosa dan penanganan yang tepat.

Kenali Perbedaan Miom dan Kista

Perbedaan miom dan kista sering kali tidak dapat dikenali secara awam. Kedua penyakit ini bahkan cenderung tidak menimbulkan gejala-gejala tertentu di fase awal kemunculannya.

Sehingga butuh pemeriksaan intensif oleh dokter untuk mendeteksi adanya miom atau kista pada fase awal. Baik miom maupun kista biasanya baru menunjukkan gejala-gejala yang signifikan pada saat kondisi penyakit ini sudah lumayan serius dan butuh penanganan.

Dikarenakan sulit membedakan gejalanya di fase awal, orang awam seringkali menganggap miom dan kista merupakan kondisi yang sama. Padahal keduanya merupakan kondisi yang amat berbeda. Lalu apakah perbedaan miom dan kista?

Mari simak penjelasan lebih lanjut dalam artikel ini.

Pengertian Miom dan Kista

Miom dan kista merupakan dua jenis tumor jinak yang dapat menyerang organ reproduksi wanita. Kedua jenis tumor jinak ini merupakan dua kondisi yang berbeda. Salah satu perbedaan miom dan kista yang paling mendasar adalah dari bentuk dan letak pertumbuhannya.

Miom (myoma atau fibroid) merupakan jenis tumor jinak non kanker yang terbentuk pada otot dinding rahim. Sedangkan kista merupakan gelembung atau kantung yang berisi cairan yang dapat tumbuh organ manapun, termasuk organ reproduksi seperti ovarium atau indung telur. Kista ovarium sendiri dapat tumbuh di salah satu ovarium, kanan atau kiri, maupun tumbuh di keda ovarium wanita.

Gejala Miom dan Kista Ovarium

Baik miom ataupun kista ovarium sering kali tudak menimbulkan gejala tertentu di awal pertumbuhannya. Umumnya keberadaan miom maupun kista baru terdeteksi seletah dokter melakukan pemeriksaan.

Namun demikian, jika miom dan kista ovarium ini telah membesar ukurannya atau bisa dikatakan telah memburuk, maka keduanya akan menibulkan gejala-gejala yang dapat dirasakan. Berikut adalah perbedaan gejala miom dan kista:

Gejala pada Miom

Ukuran miom bisa hanya sebesar biji apel, namun juga bisa memburuk hingga ukurannya mencapai sebesar anggur. Beberapa gejala yang timbul akibat miom, antara lain:

  • Nyeri pada perut atau panggul
  • Perut kembung atau terasa bengkak/begah
  • Pendarahan mentruasi yang berlebihan, bahkan di beberapa kasus dapat enyebabkan anemia
  • Sering buang air kecil
  • Tekanan pada anus

Miom juga bisa bertumbuh besar bersamaan dengan masa kehamilan dan dapat mengecil saat setelah selesai masa kehamilan.

Gejala pada Kista Ovarium

Kista ovarium dapat memiliki ukuran yang berbeda-beda, namun umumnya ukuran kista pada ovarium berkisar antara setengah inci hingga 4 inci. Beberapa gejala yang dapat ditimbulkan oleh kista ovarium, antara lain:

  • Nyeri pada perut. Kadang bisa hanya terjadi pada satu sisi perut saja baik kanan maupun kiri.
  • Nyeri pada punggung bawah atau pada paha
  • Nyeri berlebihan saat menstruasi
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Perut kembung atau bengkak
  • Pendarahan pada vagina
  • Sering buang air kecil, atau justru kadang sulit buang air kecil
  • Masalah pada usus atau pencernaan
  • Kenaikan berat badan

Pada kondisi yang parah, kista dapat pecah dan menimbulkan masalah serius serta tanda-tanda seperti nyeri perut yang sangat parah, muntah, pusing, pendarahan, hingga kesulitan bernafas. Jika kondisi ini terjadi maka perlu penanganan emergensi dari dokter.

Penyebab Miom dan Kista Ovarium

Hingga saat ini penyebab utama munculnya miom dan kista ovarium belum dapat dipastikan. Namun keduanya dapat dipicu oleh beberapa hal yang terakumulasi, termasuk karena faktor genetik, hormon, dan gaya hidup.

Beberapa faktor penyebab munculnya miom antaranya adalah:

  • Faktor genetik atau punya riwayat keluarga yang juga memiliki miom
  • Gaya hidup atau diet yang banyak mengkonsumsi daging merah
  • Obesitas
  • Stress
  • Faktor hormon, terutama bagi wanita yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas

Sedangkan beberapa faktor penyebab munculnya kisya ovarium antara lain:

  • Pengaruh kelainan hormon
  • PCOS atau sindrom ovarium polikistik
  • Endometriosis
  • Kehamilan
  • Infeksi panggul yang parah

Perawatan untuk Miom dan Kista Ovarium

Miom dan kista ovarium biasanya tidak membutuhkan perawatan secara khusus. Namun demikian, jika kondisinya makin parah misalnya jika ukurannya membesar atau mengganggu proses reproduksi dan menimbulkan gejala yang parah maka perlu dilakukan beberapa perawatan.

Perawatan yang dapat dilakukan dalam menangani miom dan kista ovarium antara lain:

  1. Melakukan pemeriksaan rutin, terutama dengan USG sebagai salah satu cara mendeteksi miom dan kista ovarium sejak dini. Pemeriksaan rutin ini juga berfungsi untuk memantau kondisi miom maupun kista ovarium. 
  2. Menggunakan kontrasepsi hormonal untuk membantu mengurai terjadinya pendarahan yang berlebihan. Penggunaan kontrasepsi hormonal juga dapat difungsikan sebagai salah satu upaya mencegah miom dan kista.
  3. Melakukan operasi mengangkatan kista.
  4. Melakukan operasi pengangkatan rahim. Hal ini bisa jadi opsi jika Anda sudah tidak berencana untuk memiliki anak lagi di masa depan.
  5. Ablasi endometrium.
  6. Embolisasi fibroid untuk memotong suplai darah pada miom rahim.
  7. Melakukan operasi pengangkatan jaringan kista jika ukuran kista ovarium masih relatif kecil dan aman untuk dilakukan operasi.
  8. Melakukan operasi pengangkatan ovarium. Hal ini jadi opsi terakhir yang dilakukan jika kista ovarium makin parah.

Demikian penjabaran mengenai perbedaan miom dan kista ovarium. Kedua penyakit ini merupakan penyakit yang bisa muncul kapan saja dan terkadang tanpa menimbulkan gejala awal. Oleh sebab itu kita hendaknya mulai membiasakan gaya hidup sehat serta rutin melakukan pemeriksaan jika memungkinkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Fibroid Rahim: Jenis,Cara Deteksi, dan Pengobatannya

Rahim atau uterus merupakan organ penting bagi wanita karena menjadi tempat untuk pertumbuhan janin saat masa kehamilan. Seperti organ lainnya, rahim seorang wanita bisa mengalami berbagai masalah yang menganggu, salah satunya fibroid rahim.

Fibroid adalah gumpalan daging yang terbentuk disekitar rahim dan memiliki sifat non-kanker. Fibroid rahim umumnya dialami oleh wanita pada rentang umur 30-50 tahun dengan ukuran yang beragam. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui lebih dalam hal-hal seputar gangguan ini.

Jenis Fibroid Rahim

Ada beberapa jenis fibroid rahim, yaitu:

  1. Intramural Fibroid 

Jenis ini merupakan yang paling umum. Benjolan atau daging akan terbentuk pada didin otot rahim

  1. Subserosal Fibroid

Fibroid jenis ini umumnya tumbuh di luar dinding rahim hingga ke pelvis dan dapat tumbuh hingga ukuran yang cukup besar.

  1. Submucosal Fibroid

Fibroid jenis ini berkembang di lapisan otot bawah pada bagian dalam rahim dan bisa terus tumbuh hingga rongga rahim.

  1. Pedunculated Fibroid (Fibroid Bertangkai)

Jenis ini sangat langka alias jarang terjadi. Fibroid tumbuh di luar uterus dengan batang yang sangat kecil hingga terlihat seperti jamur.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena fibroid rahim, yaitu obesitas, riwayat keluarga, tidak memiliki anak, menstruasi dini (menstruasi di usia muda), dan terlambat mengalami menopause. 

Macam-macam Deteksi Fibroid Rahim

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mendeteksi fibrosis rahim, yaitu:

  1. Ultrasonografi (USG)

Layaknya deteksi berbagai hal di dalam tubuh, diagnosa fibroid rahim juga bisa dilakukan dengan USG. Ada dua jenis metode USG, yaitu transabdominal (deteksi dengan mengarahkan mesin USG atau transducer ke daerah perut) dan transvaginal (deteksi dengan menaruh mesin USG di dalam vagina agar bisa menyorot bagian uterus).

  1. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

MRI merupakan cara lain untuk mendeteksi keberadaan fibroid rahim karena bisa menampilkan ukuran dan posisi secara lebih detail. MRI umumnya digunakan untuk deteksi pada wanita dengan ukuran rahim yang lebih besar atau yang sedang mendekati masa menopause (perimenopause).

  1. CT Scan

CT (Computed tomography) scan adalah metode deteksi yang menggunakan sinar X untuk memunculkan gambaran uterus sehingga letak dan ukuran fibroid bisa diketahui.

  1. Histerosonografi    

Histosonografi merupakan metode deteksi fibroid dengan bantuan alat bernama saline infusion sonogram. Alat ini bisa mendapat gambaran letak dan ukuran fibroid dengan menggunakan air garam steril untuk melebarkan rongga rahim.

  1. Hysteroscopy

Hysteroscopy adalah deteksi dengan menggunakan alat semacam teropong dengan ujung yang memiliki kamera. Alat seperti teropong ini nantinya akan melewati vagina dan leher rahim hingga akhirnya bisa mendeteksi letak dan ukuran fibroid.

  1. Hysterosalpingography (HSG)

Hysterosalpingography adalah metode deteksi dengan menggunakan pewarna untuk memperjelas bagian rongga rahim dan tuba falopii dengan bantuan warna yang kemudian disorot dengan sinar X. Metode deteksi ini berguna untuk melihat apakah tuba falopii terbuka atau tertutup oleh fibroid.

  1. Sonohysterography

Metode deteksi ini dilakukan dengan memasukkan kateter secara melalui vagina lalu menyuntikkan air garam steril ke lubang rahim untuk mendapatkan gambaran letak dan ukuran fibroid. Metode deteksi ini dinilai lebih baik dari USG karena memberikan gambaran yang lebih jelas.

Pengobatan Fibroid

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi fibroid rahim, yaitu:

  1. Menggunakan obat-obatan yang dapat mengurangi rasa nyeri akibat keberadaan fibroid seperti asetminofen dan ibuprofen.
  2. Konsumsi suplemen yang mengandung zat besi sebagai pengganti saat pendarahan.
  3. Terapi oral dengan menggunakan elogolix untuk mengatasi pendarahan akibat adanya fibroid pada wanita saat mendekati masa menopause. Terapi ini bisa berlangsung hingga 24 bulan lamanya.
  4. Mencegah kehamilan agar bisa mengatasi pendarahan dan asa nyeri akibat adanya fibroid.

Itulah penjelasan seputar fibroid rahim mulai jenis, cara deteksi, hingga beberapa cara pengobatannya.

Yuk,Mengenal Lebih Jauh Tentang Hormon Androgen!

Hormon androgen adalah sekelompok hormon yang berperan dalam sifat-sifat pada pria dan aktivitas reproduksi. Hormon ini mungkin disebut “hormon pria”, tapi kamu perlu tahu bahwa faktanya tubuh pria dan wanita sama-sama memproduksi hormon androgen ini.

Androgen yang paling utama adalah testosteron dan androstenedion. Jenis-jenis ini hadir dalam kadar atau tingkatan yang jauh lebih tinggi pada pria dan memainkan peran penting dalam sifat pria dan aktivitas reproduksi.

Hormon Androgen pada Wanita

Pada wanita, hormon ini diproduksi di ovarium, sel lemak, dan kelenjar adrenal. Fakta menunjukkan bahwa wanita bisa memproduksi terlalu sedikit ataupun terlalu banyak hormon androgen ini. Fakta lainnya lagi adalah salah satu gangguan hormonal yang lebih umum pada wanita adalah gangguan kekurangan ataupun kelebihan androgen tersebut.

Di dalam tubuh wanita, androgen memainkan peran yang penting dalam pubertas serta mendukung proses perangsangan pertumbuhan rambut pada daerah ketiak dan kemaluan. Selain itu, hormon ini diyakini dapat mengatur fungsi organ, seperti tulang, saluran reproduksi, ginjal, otot, hingga hati.

Pada wanita dewasa, hormon androgen diperlukan untuk proses sintesis estrogen, memainkan peran penting dalam pencegahan pengeroposan tulang, dan berperan aktif dalam hal hasrat dan kepuasan seksual.

Gangguan Kelebihan Androgen

Jumlah hormon yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan manusia. Begitupun dengan hormon ini. Jumlah androgen yang terlalu berlebihan akan menimbulkan masalah. Masalah tersebut di antaranya timbulnya jerawat, penipisan rambut di kepala, dan hirsutisme (kelebihan pertumbuhan rambut di tempat tertentu).

Kadar androgen yang tinggi pada seorang wanita juga dikaitkan dengan gangguan dan penyakit lain yang serius. Beberapa penyakit tersebut antara lain kolesterol tinggi, resistensi insulin dan diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Gejala yang umum terjadi pada wanita ketika memiliki tingkat hormon androgen yang tingkat adalah munculnya jerawat, anovulasi, infertilitas, dan beberapa gejala lainnya.

Gangguan Kekurangan Androgen

Tingkat androgen yang rendah pada tubuh wanita dapat menjadi masalah yang besar juga. Hal ini dikarenakan rendahnya kadar androgen dalam tubuh wanita dapat menghasilkan efek seperti minat untuk seks yang rendah, patah tulang, osteoporosis, kelelahan, pengeroposan tulang, dan adanya penurunan rasa kesejahteraan.

Tingkat androgen yang rendah ini dapat terjadi pada wanita di rentang usia berapapun. Akan tetapi, gangguan ini sering terjadi pada saat wanita mengalami masa transisi ke menopause atau biasa disebut dengan perimenopause. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan waktu sebelum menopause.

Kadar androgen pada wanita mulai turun pada saat berusia 20-an. Lalu, pada saat mencapai menopause, kadar androgennya telah turun 50% atau lebih. Penurunan lebih lanjut dalam decade setelah menopause akan menunjukkan fungsi ovarium yang akan terus menurun.

Gejala yang umum terjadi pada wanita ketika memiliki tingkat hormon androgen yang rendah adalah depresi, rasa panas, berkeringat, perubahan suasana hati, dan adanya peningkatan massa lemak pada tubuh.

Perawatan untuk Gangguan Androgen Rendah

Hormon androgen yang rendah akan membuat wanita merasa terganggu saat berkegiatan sehari-hari. Terdapat obat kombinasi estrogen/testosterone yang tersedia untuk wanita dalam bentuk oral dan injeksi. Studi kecil menunjukkan bahwa pengobatan tersebut efektif untuk meningkatkan libido dan energi pada wanita.

Akan tetapi, kamu perlu memperhatikan efek samping yang ada dengan melakukan pengobatan tersebut. Kamu disarankan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat dan berkonsultasi dengan dokter yang ahli di bidangnya apabila mengalami gangguan hormon androgen yang rendah.

Rasakan 5 Manfaat Tertawa Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Bagi kamu yang terbiasa melihat hal-hal bernuansa komedi, secara tidak langsung akan menimbulkan tawa yang bisa terlihat dari ekspresi wajah. Ternyata manfaat tertawa begitu besar terutama untuk menghilangkan stres yang ada di dalam pikiran seseorang karena tuntutan pekerjaan yang dilakukan, atau tuntutan lainnya.

Selain mampu menghilangkan stress, ternyata tertawa juga memiliki banyak manfaat lain terutama bagi kesehatan seseorang, baik kesehatan mental maupun kesehatan tubuh. 

Ingin tahu apa saja manfaat tersebut? simak dengan baik penjelasan yang tersaji dalam artikel berikut ini!

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Tubuh

  1. Mampu Menjaga Berat Badan Menjadi Lebih Ideal

Manfaat dari tertawa yang harus kamu ketahui yaitu mampu menjaga berat badan menjadi lebih ideal, meskipun kamu memiliki hobi makan yang lebih banyak dari orang lain. Kamu tidak perlu khawatir, dengan tertawa, mampu membantu menurunkan berat badan.

Saat tertawa, zat serotonin yang ada di dalam tubuh secara langsung akan terlepas. Perlu diketahui, serotonin sendiri merupakan zat kimia yang mampu menekan nafsu makan secara alami sehingga hal tersebut yang menjadikan tubuh akan terasa kenyang setelah makan.

  1. Mampu Meredakan Rasa Nyeri Secara Alami

Apakah kamu sering merasakan nyeri? Cobalah melihat hal – hal bernuansa komedi yang akan menciptakan tawa pada wajah. Manfaat tertawa lainnya bagi kesehatan yaitu mampu secara alami mampu meredakan rasa nyeri. Mengapa demikian?

Saat tertawa, hormon endorfin pada tubuh secara otomatis akan dilepaskan karena bersamaan dengan munculnya perasaan senang. Tentu, hormone tersebut sangat bermanfaat terutama untuk menghilangkan rasa sakit secara alami sehingga kamu tidak akan merasakan rasa sakit secara berkepanjangan.

  1. Menghalangi Terjadinya Serangan Jantung

Tertawa juga sangat efektif untuk mencegah terjadinya penyakit jantung pada seseorang, dengan menurunkan resiko sebesar 40% pada seseorang. Selain itu, tertawa juga bisa meningkatkan aliran darah yang menuju ke jantung sehingga hal tersebut mampu melindungi pada permasalahan kardiovaskular yaitu terjadinya serangan jantung.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Orang yang mudah tertawa cenderung lebih bahagia dan sehat daripada seseorang yang senantiasa menampilkan raut wajah muram. Disisi lain, tertawa juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh karena organ tubuh akan bekerja lebih baik dari biasanya. 

Sistem imun yang kuat sangat dibutuhkan seseorang, terutama pada saat terjadinya perubahan cuaca ekstrim.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur Menjadi Lebih Baik

Manfaat tertawa bagi kesehatan selanjutnya yang bisa kamu rasakan yaitu mampu mengatasi masalah tidur seperti insomnia atau sulit untuk tidur. Saat tertawa akan membantu mengembalikan kualitas tidur menjadi lebih baik karena mampu mencegah terjadinya insomnia, hal tersebut disebabkan karena adanya pelepasan hormon pada tubuh.

Selain manfaat tertawa bagi kesehatan seperti yang disebutkan diatas, dengan tertawa, seseorang akan mendapatkan beberapa manfaat lainnya seperti mampu menjaga kesehatan mental, mampu menjaga kesehatan kulit, terutama kulit wajah, serta manfaat lainnya seperti manfaat sosial.

Tertawa, akan memberikan manfaat sosial bagi seseorang yaitu mampu menjalin relasi dengan orang lain. Disadari atau tidak, seseorang yang terbiasa melakukan tawa, hal tersebut akan menjadi daya tarik bagi orang lain untuk ikut tertawa bersama kamu.

Perasaan senang yang kamu sebarkan melalui tawa, akan mampu menghilangkan stress pada diri orang lain, sehingga hal tersebut, akan menguatkan relasi yang sedang terjalin.

Cara Mudah untuk Tertawa yang Bisa Kamu Lakukan

Untuk mendapatkan manfaat tertawa seperti diatas, terlebih dahulu kamu harus melakukan beberapa hal yang akan memancing tawa, apa saja itu? 

  • Biasakan untuk melihat hal – hal bernuansa komedi atau humor
  • Jangan menjadi orang yang kaku
  • Bersikaplah terbuka pada semua orang

Punya Suami Sendiri? Ini Adalah Berberapa Penyebabnya

Lika-liku kehidupan berumah tangga sangat beragam tantangannya. Salah satu masalah yang umum terjadi adalah istri merasa kesepian meski telah memiliki suami. Banyak faktor yang menyebabkan mengapa hal ini bisa terjadi salah satunya adalah suami terlalu sibuk bekerja.

Jika kamu sedang berada di posisi tersebut, tentu kamu menginginkan solusi agar kesepian dan kesendirian yang saat ini kamu rasa bisa teratasi. Yuk, kenali tanda-tanda dan cara mengatasi kesepian meski punya suami tapi merasa sendiri. Simak ulasan di bawah ini.

Tanda-tanda punya suami tapi merasa sendiri

Idealnya, pernikahan tidak akan kesepian karena telah memiliki pasangan. Namun, kesepian setelah menikah atau berusia lebih dari satu dekade, tidak jarang dialami banyak pasangan. Berikut adalah tanda-tanda kamu merasa sendiri meski punya suami:

  1. Merasa sendiri meskipun sedang bersama. Perasaan ini muncul ketika kamu bersama suami, namun kamu tidak mengerti bagaimana cara memperbaiki tersebut.
  2. Tidak berbicara satu sama lain. Kamu merasa pasanganmu sudah tidak tertarik atau kamu tidak tertarik untuk bercerita kepada pasanganmu. Tindakan tersebut yang menyebabkan komunikasi antar pasangan telah hilang dan bisa memicu kekecewaan.
  3. Mencari alasan untuk menghindar dari pasangan. Kamu mengulur-ulur waktu kerja atau berlembur agar tidak bertemu dengan suami, sibuk bermain sosial media, dan jenis aktivitas lainnya yang menjauhkan kamu dari suami.
  4. Nyaris tidak pernah berhubungan seksual. Sentuhan fisik memiliki pengaruh penting selama pernikahan. Jika kamu dna suami jarang bersentuhan bahkan tidak pernah berhubungan seksual, maka hubungan akan terasa hambar dan kamu rentan merasa kesepian.

Penyebab merasa kesepian meski punya suami

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kamu merasa kesepian dan sendirian selama pernikahan. Berikut adalah faktor-faktor tersebut:

  1. Pekerjaan yang padat
  2. Stress dan depresi
  3. Ekspektasi yang tidak tercapai
  4. Tidak terbuka pada pasangan
  5. Membanding-bandingkan dengan rumah tangga lain

Cara mengatasi kesepian dalam hubungan pernikahan

Semua orang memiliki mimpi agar  hubungan pernikahan yang awet hingga tua. Merasa kesepian selama pernikahan bisa saja menghanguskan angan-angan tersebut. Lantas, bagaimana cara mengatasi kesepian dalam hubungan pernikahan?

  1. Hindari saling menyalahkan satu sama lain.Saling introspeksi sangat penting untuk mengatasi masalah dalam pernikahan. Jika kamu dan suami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut, jangan saling menyalahkan. Lebih baik introspeksi kekurangan masing-masing dan bersama-sama mencari solusi.
  2. Berkomunikasi pada pasangan. Komunikasi adalah kunci menyelesaikan segala masalah. Jangan menghindari pasangan agar masalah tidak memburuk.
  3. Habiskan waktu bersama-sama. Quality time bersama pasangan berpengaruh untuk meningkatkan kualitas hubungan. Mulailah dengan menonton bioskop bersama dan makan malam di restoran.
  4. Minta pertolongan profesional. Jika tips-tips di atas telah kamu terapkan dan belum membuahkan hasil. Sebaiknya kamu mendatangi psikolog bersama pasanganmu untuk mencari solusi.

Perempuan Lebih Rentan, Ini 7 Cara Mencegah Osteoporosis

Tahukah kamu kalau perempuan lebih banyak terkena osteoporosis daripada laki-laki? Setidaknya, setengah dari perempuan berusia 50 tahun terkena penyakit tulang ini. Kalau kamu tak ingin menjadi salah satunya, kamu harus tahu cara mencegah osteoporosis.

Artikel ini akan membahas bagaimana cara mencegah osteoporosis. Tak hanya itu, artikel ini juga akan menjelaskan osteoporosis yang sering terjadi pada wanita. Simak ulasannya, yuk!

Osteoporosis pada Wanita

Kepadatan tulang pada wanita mencapai puncaknya di usia 25 hingga 35 tahun. Setelah itu, kepadatan tulang tersebut akan berangsur-angsur menurun.

Menurunnya kepadatan tulang yang berujung pada osteoporosis semakin parah ketika perempuan mengalami menopause. Akibat menopause, kadar hormon estrogen berkurang sehingga kepadatan tulang menurun semakin cepat.

Cara Mencegah Osteoporosis

Ini dia cara mencegah osteoporosis pada wanita dan laki-laki:

  1. Mengonsumsi Suplemen Kalsium

Dalam sehari, manusia yang berusia 18 hingga 50 tahun harus mengonsumsi 1000 miiligram kalsium. Jumlah itu bertambah menjadi 1200 miligram ketika usia perempuan menginjak 50 dan usia laki-laki mencapai 70 tahun.

Kebutuhan akan kalsium bisa dipenuhi dengan makan sayuran hijau, makan ikan terutama salmon dan sarden, serta makan produk dari kacang kedelai. Namun, adakalanya kamu merasa kesulitan memenuhi kebutuhan kalsium harian. Di saat itu, kamu bisa mengonsumsi suplemen kalsium.

Suplemen kalsium tidak boleh diminum terlalu banyak. Orang yang berusia di atas 50 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 2000 miligram kalsium sehari, baik dari makanan atau suplemen. Pantangan ini ada kaitannya dengan risiko terkena batu ginjal akibat terlalu banyak kalsium.

  1. Mengonsumsi Vitamin D

Kalsium yang tadi kamu konsumsi akan lebih efektif jika kamu juga mengonsumsi vitamin D. Sebab, vitamin D dapat membantu tubuh meningkatkan penyerapan kalsium.

Vitamin D bisa diperoleh dari sinar matahari, salmon, susu, dan suplemen vitamin D. Khusus suplemen, kamu bisa minum setidaknya 600 IU dalam sehari. Jika kamu berusia di atas 70 tahun, kebutuhan itu meningkat menjadi 700 IU dalam sehari.

  1. Bergerak Secara Aktif

Bergerak secara aktif bisa adalah salah satu cara mencegah osteoporosis yang ampuh. Gerakan yang paling efektif mencegah osteoporosis adalah gerakan menahan beban (weight-bearing).

Misalnya, berjalan, aerobik, yoga, jogging, berlari, naik tangga, menari, olahraga yang menggunakan raket, hingga Tai chi. Aktivitas-aktivitas tersebut bisa membuatmu melawan gravitasi sehingga membantu tubuh memproduksi jaringan tulang yang baru.

Selain latihan weight-bearing, kamu juga bisa mencoba latihan kekuatan (strength-training). Latihan ini membuat otot tulang tertarik sehingga tulang semakin kuat.

Berbagai contoh strength-training yang bisa kamu coba misalnya angkat beban, push up, squat, menggendong anak, menggunakan resistance band yang elastis, serta latihan menggunakan wrist dan ankle weight.

  1. Menghindari Soda dan Alkohol

Soda dan alkohol adalah dua hal yang bisa kamu hindari untuk mencegah osteoporosis. Jika kamu minum soda setiap hari, tulangmu akan semakin rapuh. Ini karena soda mengandung fosfor yang menghalangi tubuh menyerap kalsium.

Sementara itu, jika kamu minum alkohol hingga dua gelas sehari atau lebih, osteoporosis lebih mudah datang padamu.

  1. Berhenti Merokok

Kalau kamu sering merokok, lebih baik menghentikannya sekarang juga. Sebab, rokok bisa membuat tulang keropos bahkan patah. Pada ujungnya, kamu jadi lebih rentan terkena osteoporosis.

  1. Tidak Olahraga Berlebihan untuk Perempuan

Perempuan boleh berolahraga, tetapi tidak perlu sampai berlebihan. Mengapa? Sebab ketika kamu olahraga terlalu intens, tulangmu lebih rentan keropos dan jadwal menstruasimu lebih mudah terganggu. Kalau menstruasimu tak lancar, kadar hormon estrogen akan berkurang sehingga kepadatan tulang pun akan berkurang juga.

  1. Mengonsumsi Obat dari Dokter

Ada obat-obatan tertentu yang bisa kamu konsumsi untuk mengurangi risiko osteoporosis. Biasanya, dokter akan memberi obat ini jika terbukti kamu lebih berisiko terkena osteoporosis. Karena itulah, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Melakukan hal-hal yang mencegah osteoporosis akan menyelamatkan tubuhmu di hari tua kelak. Jika kamu ingin tetap beraktivitas dengan lancar ketika lanjut usia, kamu bisa melakukan cara mencegah osteoporosis mulai dari sekarang.

Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil

manfaat buah naga untuk ibu hamil
Penting bagi ibu hamil untuk memiliki pola makan yang baik agar kesehatan ibu dan janin terjamin. Buah-buahan merupakan makanan andalan yang memiliki nutrisi melimpah dengan rasa yang nikmat salah satunya adalah buah naga.

Tahukah kamu, ternyata manfaat buah naga untuk ibu hamil seperti mencegah bayi cacat lahir. Lantas apa saja manfaat buah naga lainnya? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Asal-usul buah naga

Buah naga adalah jenis kaktus Hylocereus berbentuk unik yang berasal dari Amerika Tengah. Meski berasal dari Amerika, buah naga bisa tumbuh di bagian negara mana saja termasuk di Asia Tenggara yang memiliki tanah subur. Buah naga tidak hanya berwarna merah tetapi juga warna putih dan ungu. Buah ini memiliki bentuk permukaan kulit runcing seperti kaktus dengan cita rasa yang manis. 

Kandungan nutrisi dalam buah naga

Buah naga memiliki banyak manfaat tidak lepas dari melimpahnya nutrisi didalamnya. Berikut adalah kandungan nutrisi dalam buah naga:

1.Vitamin B1
2. Vitamin B2
3. Vitamin C
4. Kalium
5. Natrium
6. Air
7. Karbohidrat
8. Serat
9. Fosfor
10. Protein
11. Zat besi

Apakah ibu hamil boleh mengkonsumsi buah naga?

Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah ibu hamil diperbolehkan mengkonsumsi buah naga? Tentunya buah naga sangat dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebab nutrisi-nutrisi di dalamnya akan membawa sejuta manfaat bagi ibu dan janin.

Buah naga tidak kalah sehat dengan buah-buah lain, unsur nutrisi di dalamnya yang telah disebutkan diatas tentunya dapat menjaga kesehatan bagi ibu hamil. Kamu tidak perlu ragu makan buah lezat tersebut. Selain nikmat, buah naga sangat baik bagi ibu hamil.

Manfaat buah naga untuk ibu hamil

Apa saja manfaat buah naga bagi ibu hamil? Berikut ini adalah beberapa manfaat buah naga bagi ibu hamil.

1. Meningkatkan kadar hemoglobin dan eritrosit
2. Mencegah dari anemia
3. Meningkatkan asupan serat
4. Mencegah cacat lahir pada bayi
5. Mencegah diabetes gestasional
6. Meredakan sembelit
7. Membantu pertumbuhan gigi dan tulang
8. Menjaga imunitas tubuh
9. Mencegah komplikasi
10. Mencegah risiko kanker
11. Menghindarkan dari radikal bebas

Nah, banyak sekali manfaat buah naga bukan? Konsumsilah buah naga secukupnya agar manfaat dari buah naga bisa kamu rasakan secara maksimal.